Artikel
VETERAN HARUS MENDAPATKAN PENGHARGAAN YANG LEBIH LAYAK
Veteran adalah warga negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah yang berperan secara aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain dan/atau gugur dalam pertempuran untuk membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Veteran Republik Indonesia adalah Warga Negara Republik Indonesia yang ikut secara aktif dalam sesuatu peperangan membela Kemerdekaan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia menghadapi negara lain yang timbul di masa yang akan datang, dan juga mereka yang ikut dalam masa Revolusi fisik antara 17 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 untuk mempertahankan Negara Republik Indonesia, ikut aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat melakukan Trikora sejak 10 Desember 1961 sampai dengan 1 Mei 1963, dan yang ikut melakukan tugas Dwikora langsung secara aktif dalam operasi-operasi/pertempuran dalam kesatuan-kesatuan bersenjata.
Banyak dari para veteran perang Indonesia,yang pada masa sekarang profesinya sebagai Tukang Kebun,Tukang Sol Sepatu bahkan ada yang menajdi pemungut sampah jalanan.Padahal sudah banyak jasa dari para veteran yang dikorbankan untuk Rebuplik Indonesia,sepeti waktu,harta,tenaga & bahkan keluarga.Tapi apa balasan dari semua jerih payah veteran,pada masa pensiun mereka tidak mendapatkan dana pensiun dari pemerintah sepeser pun. Sama saja seolah disaat mereka sudah tidak aktif sebagai tentara Indonesia lagi tidak ada yang perduli lagi akan nasib mereka. Kemanakah penghargaan untuk mereka yang mmembela dan mempertahankan negara ini oada saat oenjajahan Jepang dan belanda?
Menurut Undang-undang No. 7 Tahun 1967, negara perlu memberikan penghargaan kepada mereka yang telah menyumbangkan tenaganya secara aktif atas dasar sukarela dalam ikatan kesatuan bersenjata baik resmi maupun kelaskaran dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia[/b]. Dalam Undang-undang disebutkan bahwa Menurut UU No. 7/1967 semua Veteran yang telah disahkan memperoleh gelar kehormatan Veteran Republik Indonesia dan berhak dan wajib menjadi anggota Legiun Veteran Republik Indonesia yang merupakan satu-satunya organisasi massa Veteran.
Sepucuk surat melayang ke istana negara oleh Korp Veteran Cacat Indonesia. Isinya adalah tak lain untuk meminta yang lebih layak dari pemerintan.
Para veteran itu mencurahkan isi hati mereka. Karena, sejak 1994, satu potong tubuh pahlawan yang cacat dalam perang kemerdekaan hanya dihargai Rp 22.000 per bulan. Mereka memohon perhatian yang lebih layak. Permohonan yang wajar. Surat yang juga ditembuskan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu jadi pembicaraan serius di LIPI. Sepucuk surat, segumpal keluhan, sekaligus sebuah cerminan nasib, bahwa belum semua orang berhak merasakan kemerdekaan. Bahkan merekalah yang berjuang demi kemerdekaan disaat orang lain tak perduli sekali pun. Sungguh sangat memilukan. Pertanyaannya, apakah pemerintah tidak mampu memberikan perhatian yang lebih layak. Bukankah usia para veteran itu sekarang sudah 70 hingga 75 tahun, sehingga tidak perlu memakan waktu lama untuk sekadar menyenangkan dan memberikan penghargaan yang pantas. Mereka adalah orang-orang tua kita yang ikut membantu menegakkan berdirinya sebuah negara bernama Republik Indonesia. Sangat wajar untuk sebuah penghargaan. Sangat berbeda dengan para veteran di luar negeri contohnya amerika. Keluarga veteran tesebut sangat di hormati dan diberikan tunjangan yang sangat layak hingga akhir hayat.
Para pegawai sipil dan para atlet pengharum nama bangsa saat ini sangat dihargai dan diberi tunjangan yg besar untuk penghidupan mereka, lalu bagaimana dengan penghargaan pada para veteran yang harusnya lebih layak dari mereka karena perjuangan para veteran jauh lebih berjasa dari mereka bukan? Para veteran telah berjuang memerdekakan negara Indonesia ini.
Bandingkan para veteraran yang hanya dihargai Rp 22.000 dengan anggota DPR diberi hingga 30 jutaan rupiah hanya untuk dana serap aspirasi. Padahal, kita belum merasakan hasil kerja para wakil rakyat itu. Inikah wajah negeri yang sudah merdeka 68 tahun. Beginikah sebuah negara menghargai para veteran? Dimanakah letak keadilan itu?
Pernahkah anda tak sengaja bertemu dengan kakek tua yang dulunya seorang veteran dijalanan? Ia sudah pikun bahkan sudah sangat tua tapi luntang-lantung tak jelas disana, yang ia selalu ingat adalah kebanggaannya pernah membela negara kita, mempertahankan negara kita. Disaat tak sengaja bertemu di saat kita mendengarnya berkicau bagaimana perjuangannya dahulu, bukankah sangat miris dengan keadaan beliau yang sekarang? Harusnya pemerintah memberikan penghargaan yang sesuai dengan perjuangannya membela negara berani mati.
Negara harus lebih adil dan bijak lagi mengenai penghargaan terhadap seseorang yang berjasa. Jika suatu perbuatan kecil saja mendapat penghargaan yang besar tentu harusanya sebuah perbuatan yang besar harus mendapatkan penghargaan yang lebih besar pula, karena sejatinya perjuangan tidak pernah ada yang mudah dalam melaluinya dan perlu adanya penghargaan yang layak bagi yang berjasa. Tidak ada seorang warga negara sekalipun yang lebih berjasa dibandingkan selain warga negara yang memerdekakan negaranya sendiri.
Veteran adalah warga negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah yang berperan secara aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain dan/atau gugur dalam pertempuran untuk membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Veteran Republik Indonesia adalah Warga Negara Republik Indonesia yang ikut secara aktif dalam sesuatu peperangan membela Kemerdekaan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia menghadapi negara lain yang timbul di masa yang akan datang, dan juga mereka yang ikut dalam masa Revolusi fisik antara 17 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 untuk mempertahankan Negara Republik Indonesia, ikut aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat melakukan Trikora sejak 10 Desember 1961 sampai dengan 1 Mei 1963, dan yang ikut melakukan tugas Dwikora langsung secara aktif dalam operasi-operasi/pertempuran dalam kesatuan-kesatuan bersenjata.
Banyak dari para veteran perang Indonesia,yang pada masa sekarang profesinya sebagai Tukang Kebun,Tukang Sol Sepatu bahkan ada yang menajdi pemungut sampah jalanan.Padahal sudah banyak jasa dari para veteran yang dikorbankan untuk Rebuplik Indonesia,sepeti waktu,harta,tenaga & bahkan keluarga.Tapi apa balasan dari semua jerih payah veteran,pada masa pensiun mereka tidak mendapatkan dana pensiun dari pemerintah sepeser pun. Sama saja seolah disaat mereka sudah tidak aktif sebagai tentara Indonesia lagi tidak ada yang perduli lagi akan nasib mereka. Kemanakah penghargaan untuk mereka yang mmembela dan mempertahankan negara ini oada saat oenjajahan Jepang dan belanda?
Menurut Undang-undang No. 7 Tahun 1967, negara perlu memberikan penghargaan kepada mereka yang telah menyumbangkan tenaganya secara aktif atas dasar sukarela dalam ikatan kesatuan bersenjata baik resmi maupun kelaskaran dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia[/b]. Dalam Undang-undang disebutkan bahwa Menurut UU No. 7/1967 semua Veteran yang telah disahkan memperoleh gelar kehormatan Veteran Republik Indonesia dan berhak dan wajib menjadi anggota Legiun Veteran Republik Indonesia yang merupakan satu-satunya organisasi massa Veteran.
Sepucuk surat melayang ke istana negara oleh Korp Veteran Cacat Indonesia. Isinya adalah tak lain untuk meminta yang lebih layak dari pemerintan.
Para veteran itu mencurahkan isi hati mereka. Karena, sejak 1994, satu potong tubuh pahlawan yang cacat dalam perang kemerdekaan hanya dihargai Rp 22.000 per bulan. Mereka memohon perhatian yang lebih layak. Permohonan yang wajar. Surat yang juga ditembuskan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu jadi pembicaraan serius di LIPI. Sepucuk surat, segumpal keluhan, sekaligus sebuah cerminan nasib, bahwa belum semua orang berhak merasakan kemerdekaan. Bahkan merekalah yang berjuang demi kemerdekaan disaat orang lain tak perduli sekali pun. Sungguh sangat memilukan. Pertanyaannya, apakah pemerintah tidak mampu memberikan perhatian yang lebih layak. Bukankah usia para veteran itu sekarang sudah 70 hingga 75 tahun, sehingga tidak perlu memakan waktu lama untuk sekadar menyenangkan dan memberikan penghargaan yang pantas. Mereka adalah orang-orang tua kita yang ikut membantu menegakkan berdirinya sebuah negara bernama Republik Indonesia. Sangat wajar untuk sebuah penghargaan. Sangat berbeda dengan para veteran di luar negeri contohnya amerika. Keluarga veteran tesebut sangat di hormati dan diberikan tunjangan yang sangat layak hingga akhir hayat.
Para pegawai sipil dan para atlet pengharum nama bangsa saat ini sangat dihargai dan diberi tunjangan yg besar untuk penghidupan mereka, lalu bagaimana dengan penghargaan pada para veteran yang harusnya lebih layak dari mereka karena perjuangan para veteran jauh lebih berjasa dari mereka bukan? Para veteran telah berjuang memerdekakan negara Indonesia ini.
Bandingkan para veteraran yang hanya dihargai Rp 22.000 dengan anggota DPR diberi hingga 30 jutaan rupiah hanya untuk dana serap aspirasi. Padahal, kita belum merasakan hasil kerja para wakil rakyat itu. Inikah wajah negeri yang sudah merdeka 68 tahun. Beginikah sebuah negara menghargai para veteran? Dimanakah letak keadilan itu?
Pernahkah anda tak sengaja bertemu dengan kakek tua yang dulunya seorang veteran dijalanan? Ia sudah pikun bahkan sudah sangat tua tapi luntang-lantung tak jelas disana, yang ia selalu ingat adalah kebanggaannya pernah membela negara kita, mempertahankan negara kita. Disaat tak sengaja bertemu di saat kita mendengarnya berkicau bagaimana perjuangannya dahulu, bukankah sangat miris dengan keadaan beliau yang sekarang? Harusnya pemerintah memberikan penghargaan yang sesuai dengan perjuangannya membela negara berani mati.
Negara harus lebih adil dan bijak lagi mengenai penghargaan terhadap seseorang yang berjasa. Jika suatu perbuatan kecil saja mendapat penghargaan yang besar tentu harusanya sebuah perbuatan yang besar harus mendapatkan penghargaan yang lebih besar pula, karena sejatinya perjuangan tidak pernah ada yang mudah dalam melaluinya dan perlu adanya penghargaan yang layak bagi yang berjasa. Tidak ada seorang warga negara sekalipun yang lebih berjasa dibandingkan selain warga negara yang memerdekakan negaranya sendiri.

Bener bangettt.. Generasi muda sekarang malah nyia-nyiain kemerdekaan yang udah susah payah didapet sama para veteran. Good job lah
BalasHapusThanks efwan..
HapusSetuju kak
BalasHapusMakasih
HapusSejutu bgt nih
BalasHapusSip mksh
HapusSetujuuu
BalasHapusSetujuu👍👍 gak tega liat fotonya masa:((
BalasHapusIya.. mksh
HapusMantul nih
BalasHapusThanks
HapusSetujuuu👍👍👍 keinget abah :''
BalasHapusHaha iya thanks
HapusSaya setuju dengan artikel yang anda buat. Bagus...
BalasHapusTerimakasih banyak
HapusSetuju bgttt:"
BalasHapusThanks
HapusSetujuuu bgtt, keren
BalasHapusSetujuu 👍
BalasHapusThanks
HapusSetujuuuu sekali
BalasHapusMakasih
HapusAaaa jadi inget uyut akuu 😭
BalasHapusIya setuju bangett 😣🖒👏
Makasih amlaa
HapusSetuju bgt
BalasHapusThanks
HapusSetuju bgt ahh👍
BalasHapusMksh
HapusSip. Setuju sangat..
BalasHapusMksh kaka
Hapusbetul kak, di desa desa banyak sekali veteran yang bener bener gk di pandang gitu sama mereka kan pdhl merek juga ikut berjuang..kasian jdny
BalasHapusIya makannya mksh bnyk
HapusSetujuuu👍
BalasHapusSip makasih
BalasHapus